Jurnal Pembalik
Adapun fungsi dibuatnya jurnal
pembalik antara lain untuk :
A.
Mempermudah pencatatan
transaksi pada awal periode akuntansi yang baru, terutama yang berhubungan
dengan ayat jurnal penyesuaian.
B.
Menyederhanakan penyusunan
jurnal pada periode akuntansi berikutnya. Jurnal pembalik dapat memberikan
manfaat bila perusahaan membuat ayat jurnal yang jumlahnya banyak.
C.
Meminimalkan kesalahan atau
kekeliruan yang mungkin bisa terjadi, seperti menghindari pengakuan biaya atau
pendapatan yang dobel karena penyusunan ayat jurnal penyesuaian.
Akun yang Membutuhkan Jurnal Pembalik
Tanda
tanda suatu akun jurnal penyesuaian membutuhkan jurnal pembalik adalah apabila
suatu akun jurnal penyesuaian memunculkan akun riil yang baru atau belum
terlihat di neraca saldo. Beberapa akun jurnal penyesuaian yang
membutuhkan jurnal pembalik antara lain.
a.
Beban yang masih harus dibayar.
b.
Beban yang dibayar di muka
(jika tercatat sebagai beban).
c.
Pendapatan yang masih akan
diterima.
d.
Pendapatan yang diterima di
muka (jika tercatat sebagai pendapatan).
e.
Pemakaian atas perlengkapan
(bila tercatat sebagai beban).
Contoh Transaksi Jurnal Pembalik
1. Beban Dibayar di Muka
Beban
telah dibayar terlebih dahulu atau dicatat sebagai beban. Jadi dibuatkan jurnal
pembalik agar menjadi sewa dibayar di muka atau menjadi harta. Misalnya, pada 1
Desember 2017 dibayarkan uang sewa untuk 1 tahun sebesar Rp2.400.000, dicatat
pada jurnalnya adalah sebagai berikut.
Beban sewa
|
Rp2.400.000
|
|
Kas
|
Rp2.400.000
|
Pada 31 Desember 2017 dibuat ayat
jurnal penyesuaian yaitu sebagai berikut.
Sewa dibayar di muka
|
Rp2.200.000
|
|
Beban sewa
|
Rp2.200.000
|
Jurnal pembalik dari transaksi
di atas adalah sebagai berikut.
Beban sewa
|
Rp2.200.000
|
|
Sewa dibayar di muka
|
Rp2.200.000
|
2. Pendapatan Diterima di Muka
Pendapatan
sewa yang belum direalisasikan akan dicatat sebagai pendapatan. Di sini Jurnal
pembalik dibuat untuk menjadikan pendapatan sebagai sewa di terima dimuka.
Misalnya, pada 1 September 2017 perusahaan telah menerima pendapatan sewa sebesar
Rp2.400.000 untuk 6 bulan. Jurnal yang dibuat saat transaksi adalah sebagai
berikut.
Kas
|
Rp2.400.000
|
|
Pendapatan sewa
|
Rp2.400.000
|
Pada 31 Desember 2017 dibuat
ayat jurnal penyesuaian sebagai berikut.
Pendapatan sewa
|
Rp800.000
|
|
Sewa diterima di muka
|
Rp800.000
|
Jurnal pembalik atas transaksi
tersebut adalah sebagai berikut.
Sewa diterima di muka
|
Rp800.000
|
|
Pendapatan sewa
|
Rp800.000
|
3. Beban yang Belum Dibayar
Misalnya,
pada 31 Desember 2017 terdapat gaji untuk bulan Desember yang belum dibayar
perusahaan dengan rincian dana sebagai berikut.
– untuk karyawan bagian
penjualan sebesar Rp1.750.000, dan
– untuk karyawan bagian kantor
sebesar Rp1.500.000.
Gaji tersebut dibayarkan setiap
tanggal 4 Januari 2018. Ayat jurnal penyesuaian yang dibuat pada 31 Desember
2017, yaitu sebagai berikut.
Beban gaji bagian penjualan
|
Rp1.750.000
|
|
Beban gaji karyawan kantor
|
Rp1.500.000
|
|
Utang gaji
|
Rp3.250.000
|
Pada awal periode, 1 Januari
2018 dibuat ayat jurnal pembalik sebagai berikut.
Utang gaji
|
Rp3.250.000
|
|
Beban gaji bagian penjualan
|
Rp1.750.000
|
|
Beban gaji karyawan kantor
|
Rp1.500.000
|
Adapun ayat jurnal yang dibuat
pada saat pembayaran gaji, yaitu sebagai berikut.
Beban gaji bagian penjualan
|
Rp1.750.000
|
|
Beban gaji karyawan kantor
|
Rp1.500.000
|
|
Kas
|
Rp3.250.000
|
4. Pendapatan yang Belum Diterima
Misalnya, setiap tanggal 1 Mei
dan 1 November perusahaan menerima bunga sebesar Rp600.000. Ayat jurnal
penyesuaian yang dibuat pada 31 Desember 2017, yaitu sebagai berikut.
Piutang bunga
|
Rp600.000
|
|
Pendapatan bunga
|
Rp600.000
|
Jurnal pembalik yang dibuat
pada 1 Januari 2018, yaitu sebagai berikut.
Pendapatan bunga
|
Rp200.000
|
|
Piutang bunga
|
Rp200.000
|
Adapun ayat jurnal yang dibuat
pada saat pembayaran 1 Mei 2018, yaitu sebagai berikut.
Kas
|
Rp600.000
|
|
Piutang bunga
|
Rp600.000
|
Itulah beberapa penjelasan
mengenai jurnal pembalik. Pada dasarnya, pembuatan jurnal pembalik dalam sebuah
perusahaan hanya kondisional bergantung dengan kebutuhan. Yang terpenting
adalah pembuatan laporan keuangan perusahaan. Kini, Anda dapat membuat laporan
keuangan dengan mudah menggunakan software akuntansi Jurnal. Dengan
menggunakan Jurnal, Anda dapat membuat seluruh laporan keuangan dengan instan.
Temukan info dan fitur lain dari Jurnal di sini.
https://www.jurnal.id/id/blog/2017-pengertian-fungsi-dan-contoh-transaksi-jurnal-pembalik/